SAMPLING &
QUANTIZATION GRAPHIC
Citra digital dihasilkan dari
citra analog yang mendapat proses digitalisasi, yang terdiri atas penerokan (sampling)
dan kuantisasi (quantization). Penerokan merupakan proses
pembagian citra dalam piksel-piksel, sedangkan kuantisasi adalah pemberian
nilai intensitas warna pada tiap piksel dengan nilai berupa bilangan bulat yang
nilainya tergantung pada banyaknya bit yang mempresentasikan warna tersebut.
Implementasi
dari Sampling dan Quantization pada Grafik Asli
Untuk melakukan proses digitasi atau
mengkonversi objek yang diindera oleh sensor menjadi citra digital diperlukan
dua proses, yaitu :
1. Sampling : suatu proses mendigitasi koordinat objek.
Proses ini memberikan ukuran citra (resolution pixel), misalnya pada gambar : 10×10 pixel.
2. Kuantisasi (quantization) : suatu proses mendigitasi intensitas sinyal
objek pada koordinat pixel yang disample, dengan kata lain member nilai pixel
tersebut (penentuan intensitas warna/color depth), misal :
nilai digital pixel = 0 1 ( nilai 0 = warna gelap, sedangkan
nilai 1 = warna terang )
Gambar :
Grafik
Asli Grafik Setelah Sampling & Quantization
GRAPHIES
DEPTH COLOR
Kategori
Grafik
Grafik berkomputer terbahagi kepada dua:
Grafik berkomputer terbahagi kepada dua:
1.
Imej
Raster atau grafik Bitmap.
2.
Imej
Vektor atau grafik Metafile.
Imej
yang biasa disimpan secara komprehensif di dalam komputer adalah berbentuk imej
raster atau bitmap. Ia digunakan sebagai medan pertukaran imej yang dirujuk
untuk menghasilkan imej 2 dimensi di dalam paparan komputer. Bergantung kepada
perkakasan dan keupayaan, ia dapat memaparkan daripada 2 kepada lebih jutaan
warna. Imej dapat dihasilkan dengan keadaan yang sebenar iaitu gambar asli.
Imej
grafik bitmap terbentuk daripada satu kumpulan piksel-piksel. Setiap piksel
mempunyai satu set bit-bit yang menyatakan warna dan keamatannya (intensity)
Fail imej bitmap mempunyai saiz yang besar. Dua faktor yang memberi kesan
kepada saiz sesebuah imej ialah :
1.Resolusi (Resolution)
Bilangan
piksel yang terdapat pada imej. Fail imej bitmap sangat bergantung kepada
resolusi. Setiap kali fail imej dicipta, resolusi imej perlu dinyatakan.
Resolusi imej yang tinggi akan menghasilkan imej yang lebih tajam dan licin,
berbanding dengan resolusi imej yang rendah. Semakin tinggi resolusi imej
tersebut, semakin besar saiz failnya.
2.Kedalaman (depth)
Merujuk
kepada penyataan warna dan keterangan (brightness) bagi setiap piksel individu.
Setiap piksel mengandungi 2 atau lebih warna. Kedalaman warna dapat digambarkan
melalui berapa banyak data dalam bits yang menghasilkan warna.Contohnya:
1 bit -menghasilkan 2 warna. (hitam atau putih)
2 bit -menghasilkan 4 warna
4 bit -menghasilkan 16 warna
8 bit -(1 byte) menghasilkan 256 warna
16 bit -(2 byte) menghasilkan 65,536 warna
24 bit -(3 byte) menghasilkan 16,777,216 warna
Semakin besar kedalaman setiap piksel, akan menghasilkan saiz fail imej bertambah besar.
Dalam citra biner setiap piksel
hanya mempunyai dua kemungkinan nilai yaitu 0 dan 1. Umumnya, angka nol
mewakili warna hitam dan angka satu mewakili warna putih. Sedangkan citra
keabuan , setiap pixelnya bisa memiliki nilai lain diantara warna hitam dan
putih, yang disebut nilai abu-abu. Banyaknya kemungkinan warna abu-abu
tergantung besarnya kedalaman bit dari citra tersebut. Misalnya suatu citra
mempunyai kedalaman sebesar 8 bit. Berarti citra tersebut mempunyai skala warna
sebanyak 28 atau 256 skala yaitu skala nol sampai 255 (0-255).
Angka nol mewakili warna hitam dan angka 255 mewakili warna putih sedangkan
lainnya mewakili warna abu-abu. Warna abu-abu skala 200 lebih gelap jika
dibandingkan warna abu-abu skala 201.
Citra
berwarna merupakan gabungan dari beberapa lapis citra kanal warna yang
bertumpuk. Masing-masing lapisan merepresentasikan nilai intensitas warna
tertentu terhadap warna gelap sehingga pada citra berwarna setiap pixel
mempunyai informasi warna tertentu yang merupakan gabungan warna-warna dari
citra kanal warna. Misalnya RGB (Red Green
Blue) mempunyai warna dasar merah, hijau dan biru digabungkan
dalam membentuk suatu susunan warna yang luas. Setiap warna dasar, misalnya
merah, dapat diberi rentang nilai. Untuk monitor komputer, nilai rentangnya
paling kecil adalah 0 dan paling besar adalah 255. Pilihan skala 256 ini
didasarkan pada cara mengungkap 8 digit bilangan biner yang digunakan oleh
mesin komputer. Dengan cara ini, akan diperoleh warna campuran sebanyak 256 x
256 x 256 = 1677726 jenis warna. Sebuah jenis warna, dapat dibayangkan sebagai
sebuah vektor di ruang 3 dimensi yang biasanya dipakai dalam matematika,
koordinatnya dinyatakan dalam bentuk tiga bilangan, yaitu komponen x, komponen
y dan komponen z. Misalkan sebuah vektor dituliskan sebagai r = (x,y,z). Untuk
warna, komponen – komponen tersebut digantikan oleh komponen Red, Green, Blue.
Jadi, sebuah jenis warna dapat dituliskan sebagai berikut:
-
Putih = RGB (255,255,255)
-
Hitam = RGB(0,0,0)
-
Kuning = RGB(255,255,0)
-
Hijau = RGB(0,255,0)
-
Cyan = RGB(0,255,255)
-
Biru = RGB(0,0,255)
-
Magenta = RGB(255,0,255)
-
Merah = RGB(255,0,0)
Citra
berwarna RGB